Jumat, 23 Desember 2011

Terlalu Sempurna untuk kurengkuh

Dia terlalu sempurna untuk di jamah
terlalu jauh untuk di rengkuh

aku hanya tersungkur
hanya kerikil yang ditendang tak berarti

tapi rasa ini tulus, sungguh
meski tersiksa tapi ku tunggu hangatnya

aku masih disini
sebagai malaikat tak bersayap
terbuang
dan hina
sayapku patah, dan tak berbekas

aku memang tak sempurna
tapi bukan berarti rasa yang kusimpan itu tak tulus,
demi Tuhan,
ini tulus.

I only saw you from the hidden place, which someone can't found me.
I love you since I know you ..

dua kali

aku tak pernah berfikir dua kali untuk mencintaimu
tak pernah berfikir dua kali untuk tetap disini menunggumu
aku tak pernah berfikir dua kali untuk tetap tersenyum untukmu

iya
semua masih sama
aku mencintai kamu sejak kamu ada
disini dan memelukku

aku mencintai kamu karna memang itu yang harus aku lakukan
meski nanti

aku harus berfikir dua kali untuk melepaskanmu
berfiikir dua kali untuk beranjak dari tempat ini

aku tak ingin pergi
melepas itu
aku terlalu mencinta.
iya,
terlalu mencinta ..

Kamis, 22 Desember 2011

Untuk Bundaku Cantik

"God,
I want to say, Thanks to You.
because You give me one of Your Angel from heaven. who I called Your angel with "mom"


Buat Bunda,


Bunda cantik,
terima kasih telah bersedia menjadi malaikat yang dikirim Tuhan untuk dampingi aku.
yang ikhlas menjaga aku dari 0 bulan yang masih berupa darah sampai 9 bulan 10 hari ketika Tuhan memutuskan untuk menghadirkan aku didunia lewat rahimmu..
bersedia merelakan nyawa hanya untuk aku (padahal aku sudah buat menderita dari sebelum aku lahir)


Bunda cantik,
jaga diri baik-baik disana,
aku janji, disini aku jaga diri baik-baik.
mengejar semua mimpiku yang kulakukan buat bunda nantinya..


Bunda cantik,
mungkin kulitmu sudah tak semulus dulu, kekuatanmu sudah tak sekuat dulu..
mungkin keriput itu sudah nampak di wajah dan tanganmu.
tapi buatku,
Bunda tetap wanita paling cantik sedunia.


Bunda cantik,
maaf kalo aku masih sering buat bunda kecewa,
buat bunda sakit, dan meneteskan air mata.


Bunda cantik,
terkadang aku berfikir.
"Tuhan, kenapa Kau berikan aku pada bunda? kenapa bukan orang yang lebih baik dari aku?"
Bunda,
aku bukan anak baik-baik..
bukan anak yang berbakti, taat, 
tapi sungguh aku sayang Bunda, sayang sekali sama Bunda


Bunda cantik,
terima kasih selalu jadi orang pertama yang meyakinkan aku bahwa semua baik-baik saja padahal aku tau ada sesuatu yang terjadi disana..


"Ya Tuhan,
pintaku dengan segala kerendahan hatiku, kutundukan hati padaMu.
Ku mohon,
jaga Bunda selalu seperti dia menjagaku,
angkat Bunda seperti dia mengangkatku..


ya Tuhan,
apapun yang terjadi..
sakit apapun, tolong pindahkan itu padaku Tuhan,



Ya Tuhan,
berikan yang terbaik untuk Bunda.
Tanpanya, aku bukan siapa-siapa"


(Rara, 22 Oktober 2011 01.59 pagi)


dedicated for : Bunda, mama, emak, umi, mommy, mami tercantik diseluruh dunia





Minggu, 18 Desember 2011

Aku 'Kamu' Damai

Aku tersenyum,
aku berusaha kuat.
terkadang mengeluh,
hey!
bukan terkadang, kamu memang pengeluh!

berteriak,
tapi tak ada yang mendengar,
mencaci?
semua diam.
lalu?

aku hanya ingin berdamai dengan keadaan.
bukan seperti ini.
"ikuti arusnya, jangan dilawan"
lalu?
aku hanyut bersamanya? tidak!
aku harus melawannya pula.
tapi tidak terus-terusan menantang!

kamu hanya perlu berdamai dengannya,
tidak mengikuti arusnya, namun juga tidak melawannya.
berusaha di tengah,
mengambang, itulah kekuatan.

Ini kehidupan,
bukan permainan,
dimana kamu memutuskan berteman tapi dia enggan.

Selasa, 13 Desember 2011

Hey Malam

hey malam,
apa kabarmu sekarang?
aku lihat kau sedang murung...

tak seperti biasa aku mengharap malam lebih panjang dari biasanya,
aku ingin malam segera berakhir karna yang ditampakkan hanya mendung.

hey malam,
sepertinya kita sama ya :')
sepi, hening,
aku mati rasa.

mana bintangmu?
letihkah mereka mengawasi jutaan orang yang menggantungkan asanya?
atau mereka malas bertemu dengan wajah-wajah yang sama karna setiap hari memandang cahayanya dengan penuh harapan?

hey malam,
mungkin yang kurasa hanya dingin,
dan kutak mungkin gantungkan semua hal hari ini karna bintangmu absen,

tapi tak mengapa,
kumasih lihat awan, samar.
setidaknya aku masih bisa titipkan semua hal itu,
sehingga aku tau,
esok. aku baik-baik saja.....

Minggu, 11 Desember 2011

Aku ingin berdamai dengan waktu

cemburukah ia,
jika selama ini aku tak pernah menganggapnya ada.
cemburukah ia,
kuperhatikan ketika dunia sedang tidak bersahabat.
cemburukah ia,
kusalahkan ketika semua tak baik-baik saja.

waktu.. waktu,
ribuan detik, menit .
berputar,
namun kadang kutentang hanya karna ku tak mampu

ah sahabat,
kau benar. semakin ku tekan dia akan menantang.
aku hanya ingin berdamai,
dan membiarkan dia jadi bagianku lagi!

Malam

Malam, kumohon lebih panjang .
ku mohon rengkuh aku dalam dinginmu,
tak peduli!
jangan hangatkan aku,
biarkan aku mati - membeku

Malam,
biarkan embunmu selimutiku.
biarkan beku itu menyelusup dihatiku.

malam,
ambil segera!
bayang-bayang tak berartiku.

malam,
tak bisakah kau lebih panjang?
agar aku tak tau,
apakah esok hari hatiku mencair atau membeku?

Sabtu, 10 Desember 2011

"Tuhan, aku minta malam sedikit lebih panjang boleh?"

Tuhan,
boleh aku meminta sesuatu?
jika boleh,
aku ingin malam lebih panjang dari sebelumnya.
agar aku tau, bahwa hari ini aku baik-baik saja.
aku takut Tuhan,
ketika Kau datangkan pagimu.
aku takut,
hatiku tidak baik-baik saja.
bukannya aku tidak bersyukur,
aku bersyukur Tuhan.
hanya saja ketika malam menyapa.
aku ingin menitipkan semua pada bintangMu.
dan esoknya,
aku berharap semua baik-baik saja.

Tuhan,
bisa buat malam bersinar lebih terang?
aku ingin menyampaikan kekecewaanku.
minggu ini terlalu berat Tuhan, untukku!

Kamis, 08 Desember 2011

Cuma Aspirasi ; Pray for Indonesia

Makin lama, makin ga ngerti sama pemerintahan Indonesia.
Kenapa setiap keputusan yang mau dibuat harus ke MPR/DPR dululah, kenapa ga langsung dari presiden?
kalo kayak gitu sih mending ga usah ada presiden sekalian kalo presiden cuma dibuat pajangan doang!
Inget kata-kata "merekalah generasi penerus bangsa" atau "bangsa kita kelak akan ada ditangan mereka" di iklan-iklan visual banyak anak kecil sekolah.
itu cuma bullshit kalo aku bilang, kenapa? karna cuma buat narik minat penonton aja bukan?
seharusnya para pemegang jabatan di Negeriku Indonesia itu nengok kebawah!
bukannya nengok trus pamer mobil baru ke rakyat ga mampu. Itu kah yang namanya 'merakyat'?
tengok kek sekolah-sekolah yang uda ngga layak pake, atau sekolah yang akhirnya digusur gara-gara mau dibangun jalan tol.
Anggota dewan minta naik gaji, minta fasilitas pribadi, dll. aduuuuuh, katanya mau brantas kemiskinan? mana? omong doangkan?
mantan pejuang yang uda rela ngorbanin nyawa, keluarga aja ngga dianggep! mana ada tuh mantan pejuang yang dikasih tempat layak? boro-boro, dikasih penghargaan aja TIDAK!
selalu menekankan "HARGAI" tapi nyatanya? orang-orang diatas sana lebih menghargai diri sendiri!

"YANG KAYA MAKIN KAYA, YANG MISKIN MAKIN MISKIN" -_____-

Bapak/Ibu dewan yang terhormat,
tolong dong, uang yang memang disediain buat rakyat, jangan dimakan. ga kasian ta sama orang-orang yang hidup ga layak?
tolong dong, tengokin itu sekolah-sekolah yang uda ngga layak pake itu. ga kasian sama mereka yang niat sekolah tapi ngga ada fasilitas!
tolong dong, tengokin itu lho banyak anak berbakat. kenapa coba ngga difasilitasin? kemana semua fasilitas yang buat mereka?
tolong dong, jangan asal gusur itu! kasih solusi, jangan asal rebut! itu lho rumah buat pejuang yang uda rela perjuangin Indonesia biar "MERDEKA" (aku aja bingung, Indonesia itu uda merdeka belom sih? --a)

koruptor cuma dihukum gitu doang,
tapi coba buat yang ngambil cacao atau semangka? bisa dikasih hukuman percobaan! pada punya hati ngga sih?
atau "yang berduit yang menang?" aih, malu dong sama negara tetangga!
tunjukin tuh prestasi,
bukannya skandal bokep, skandal korupsi, atau skandal hukum ga jelas!

Slogan-slogan 
"brantas kemiskinan"
"hindarkan Indonesia dari buta huruf"
"bebaskan biaya kesehatan untuk masyarakat tidak mampu"
"merekalah generasi penerus bangsa"
"bangsa kita kelak ada ditangan mereka"
atau lainnya,
alaaaaaaaahh. BULLSHIT! ga ada bentuknya, cuma omongan doang.

terlalu banyak aib yang di tunjukin sama para pemegang jabatan di negeri kita! kenapa ga berusaha memperbaiki kalo memang pada punya hati nurani? (kayaknya salah ya ngomong tentang hati!)

apa? nanti kalo ketauan mau dituntut gitu?
kapan sih, kalian bakal BUKA MATA, BUKA TELINGA DAN BUKA HATI?

(rara, jam setengah 8 lebih 3 menit, cuma aspirasi)





Sabtu, 03 Desember 2011

Happy Birthday Yusvi Fildzah Adin

"Selamat hari kelahiran Yupi. Semoga, di tanggal ini, bulan ini, tahun ini. 
Kamu jadi lebih dekat dengan mimpi-mimpimu :)"



Flashback ke 19 tahun yang lalu.
Atas cinta kasih mama dan ayah, Tuhan ijinkan kamu hadir didunia ini.
Sosok yang masih mungil, kecil, merah dan hanya bisa menangis.
Sekarang kamu beranjak dewasa, bukan gadis kecil lagi. Tapi mendekati usia dewasa.
Banyak harapan pasti, do'a, dan banyak hal lagi diluar sana diungkap untuk kamu.

Tuhan,
Dia bukan gadis kecil sekarang, dia cantik dan beranjak dewasa.
Ku mohon,
Dia menggenggam mimpi di tangan, di hatinya, bahkan di pikirannya.
Peluk mimpi-mimpi itu Tuhan, jadikan nyata. Untuknya,
amin.

Selamat Ulang Tahun cantikku .
Genggam harapan seluruhnya, jangan putus, apapun.
Meski terjatuh, harus berdiri lagi. Tunjukan, kamu bisa menghadapi dunia :)


Sayapnya Lemas, Lidahnya Kelu (Black Sunset)

Featuring my Brother Suluh Jati (suluh) : prosadia.blogspot.com

dia rapuh

sayap2nya lemas
tangannya kebas

dia rapuh
bunga mawar telah menghitam
di sisinya,

dia hanya bisa menatap dari jauh,
tertegun, menunduk.
ah, apa salahnya Tuhan.
dia hanya menggenggam,
mungkin terlalu erat.
dan akhirnyaa, lepas


angin membiarkan air matanya jatuh dan mengering
kata siapa dia tidak bisa menangis?
dia bukan benda tak bernyawa

Tuhan, dia butuh rengkuhan-Mu
dia butuh cahaya-Mu

dia bukan batu!
dia bukan seonggok daging tak bernyawa.
dia merasakan luka,
hatinya hancur.
jiwanya terenggut yg lain.

mengadahkan kepalanya keatas,
bergumam "Tuhan, aku butuh dia"


"aku ingin dia bersamaku!"
"aku mendekap nya hingga aku terpejam..."
"dalam gelap.."

sebuah tempat di hatinya tampak kalut
ia hampa
rongga2 hatinya kosong
ada sesuatu disana, dulu sekali,
ketika tangannya bertautan
dan nafas yg beradu
di tengah deras hujan

"maaf, aku harus pergi. kamu menggenggam hatiku terlalu erat,
membahagiakan memang.tapi itu menyakitiku juga"

bukan maksudnya,
ia hanya takut kehilangan.
lidahnya kelu,
tubuhnya kaku
iya, dia hilang arah,

kini, semuanya telah usang
bahkan bunga yg kau berikan tlah layu
daunnya mulai gugur
seperti hatiku yg gugur kau renggut

jiwaku... entah kemana dia pergi,
bukan mencari persinggahan
tapi mencari celah
dia butuh udara

ia rebahkan tubuhnya
biarkan rerumputan menopang beratnya
dan angin berbisik, "selamat tidur. semoga kau tenang. kau bebas"

(Rara-Suluh. Malang, 2 December 2011)

Jumat, 02 Desember 2011

Bawa Lukaku

Lidahku kelu
Tubuhku ringkih
Aku tak mampu menopang
Iya,
Aku masih terjembab dalam jurang
Masih tak percaya

"kita putus"
Itu masih terngiang diotakku
apa salahku?
apa aku mendekap hatimu terlalu erat?
atau aku membatasi segala ruang gerakmu sayang?

jiwaku pergi
dengan yang lain
Bahagialah cinta
Bawa lukaku bersamamu
Bersama angin yang mendampingimu disana dengannya

Siang waktu hujan

cuaca sedang aneh ketika aku melamun di lobby kos sendiri.
iya,
panas tapi hujan.
kondisi badan juga sama sekali tidak mendukung.
dan disaat itu pula aku diperlihatkan sesuatu.

diseberang jalan, dekat kos.
awalnya cuma ibu-ibu, lalu - lanjut kulihat pengemis tua yang pernah mampir ke kosku dan orang-orang sekedar melewati dia.

terenyuh,
Tuhan, diluar sana banyak ternyata yang kurang beruntung ..

Senin, 28 November 2011

Lelah, tapi terlalu cinta untuk bertahan -

pernah mencoba menjadi dia?
disaat kamu memberikan seluruh hatinmu, dan ternyata dia menganggapmu "sekedar"
disaat kamu menomor satukan dia, dan ternyata dia menganggapmu "sepele"

remuk bukan? hancur?
iya, memang seperti itu rasanya.
tapi tetap bertahan karna perasaan itu masih ada dan terekam jelas di otak!
tetap bertahan meski hati lelah.

sesekali,
tengok, seberapa besar kepeduliannya terhadapmu,
betapa besar dia tlah mencoba untuk mengerti dan meng-kesampingan egonya,
meski itu tak pernah cukup untuk kamu.
betapa dia mengancurkan egonya karna dia berharap hubunganmu dengannya akan selalu baik-baik saja.
LIHAT?
dia tulus, apa adanya.
mungkin dia lelah, tapi dia hanya bisa mencurahkan lewat air mata.
bukan karna cengeng, tapi dia lelah bertahan!
dan kamu masih menggunakan logika serta egomu untuk menghancurkan pertahanan yang dia genggam.

dan sekarang?
dia memilih dengan dunianya,
acuh denganmu.

bukan, bukan dia tidak perduli.
dia hanya sedang merangkai kepingan hatinya, membangun lagi pertahanannya yang kau hancurkan sebelumnya.
dia hanya ingin kamu tau, bagaimana rasanya diperlakukan seperti itu.
dia tidak membalasmu,
dia hanya butuh waktu untuk mempersiapkan segalanya untuk menghadapimu.

dan sekarang,
dia kehilangan cara,
cara untuk mengerti kamu, cara untuk menopangmu, menahanmu ketika kamu dan dia sedang bermasalah.
dia kehilangan cara,
cara untuk memberikan perhatian lagi, cara untuk menggenggam erat tanganmu.

iya,
dia memilih jalannya sendiri meski masih ada kamu dihatinya.
meski kamu masih bersemayam tenang diotak dan hatinya,

agar kamu tau,
dia tak selamanya ada disampingmu..

Minggu, 27 November 2011

Kami Bertujuh itu Satu

Kami berbeda,
berbeda karakter, dunia, kepribadian, sifat, kesukaan dan lain sebagainya.
terserah kalian, kamu, anda, mereka menyebut kami apa!
genk kah? kelompok kah? mafiakah? peduli setan!
yang kami tau, kami satu!
dari perbedaan, dari kekurangan, dari kelebihan yang kami punya.
yang kamu tau,
kami saling melengkapi, kami saling mengingatkan..

mau kalian bilang apa soal kami, salah satu dari kami. kami tetap satu, kami tetap keluarga.
ibarat badan, satu sakit, lainnya merasakan hal yang sama.
kami berbeda, itu yang membuat kami berwarna ,
belajar satu sama lain, belajar menghargai ,
iya inilah kami.
dengan kekurangan dan kelebihan kami ,

Ridho, Ima, Awangga, Fariz, Vico, Mas Rio, Rara

Jumat, 25 November 2011

Aku Tau, Semua Takkan Pernah Usai

my tears run down like razorblades
and no, I'm not the one to blame
it's you, or is it me?
and all the words we never say
come out, and now we're all ashamed
and there's no sense in playing games
when you've done all you can do


but it's now over, it's over, why is it over?
we had the chance to make it
now it's over, it's over, it can't be over
I wish that I could it back
but it's over

I lose my self in all these fights
I lose my sense of wrong and right
I cry, I cry ..
It's shaking from the pain that's in my head
I just wanna crawl into my bed
and throw away the life I lied
but I won't let it die, but I won't let it die

but now it's over, it's over , why is it over?
we had the chance to make it
but now it's over, it's over, it can't be over
I wish I could take it back

I'm falling apart, I'm falling apart
don't say this won't last forever
you're breaking my heart
you're breaking my heart
don't tell me that we will never be together
we could be over and over
we could be forever

I'm falling apart, I'm falling apart
don't say this won't last forever
you're breaking my heart
you're breaking my heart
don't tell me that we will never be together
we could be over and over
we could be forever

it's not over, it's not over, it's never over
unless you let it break you
it's not over, it's not over, it's not over
unless you let it break you
it's not over
(secondhand serenade - it's not over)

semua tak akan pernah berakhir,
aku percaya. Tuhan akan menunjukkan semuanya nanti.
meski itu bahagia ataupun sedih.
biar angin tunjukkan sejuknya..
dan waktu menjawab semua.
hujan menghapus semua luka
dan pagi memberikan embunnya.

aku masih menunggu
tulus,
apa adanya,
sampai waktu itu tiba
sampai Tuhan selesai melakukan tugasNya

"Tuhan, kuserahkan semua padaMu"


selalu ada harapan disana






Kamis, 24 November 2011

Kurengkuh, kupeluk... Lalu terpejam. "Tuhan, aku berhenti" kataku

Sore ini, langit tak semurung biasanya.
Awalnya panas, lalu mendung. berharap turun hujan karna hatiku sedang murung siang itu. tak lama, langit sepertinya tak rela aku murung. Dia meminta matahari memunculkan sinarnya meski tak secerah sebelumnya.

hari ini sama seperti sebelumnya,
aku menangis lagi dan kali ini merasakan sakit yang amat dalam.
kata anak gaul sih "galau"
Murung, tapi ntah...
aku bahkan hanya tertawa kecil ketika mereka melontarkan canda itu.

kembali terisak, hati dan otakku tak mampu menampung.
hanya diam, sesenggukan..
"maaf ya hatiku" ujarku, lalu diam.

wajah masih berada disela-sela ransel pink dan cardigan unguku.
masih dengan alunan dari secondhand serenade - it's not over berusaha mengembalikan mood yang tiba-tiba menghilang dan memberikan kesempatan untuk aku uring-uringan tak karuan.

'dia' membrontak. 'dia' tidak mampu, 'dia' berteriak.
aku hanya merengkuhnya, dan kupeluk. dan berkata "Tuhan, aku berhenti" kataku dalam hati. dan membiarkan 'dia' menangis sejadinya dipelukanku..

Berada di antara TITIK dan KOMA


"....... rasa sayang itu ikhlas, bukan karna adanya paksaan"
percakapan singkat, tapi sakit dihati.
ketika perasaan memutuskan untuk menjadi raja,
ketika logika lebih memilih untuk mengalah,
dan akhirnya muncul perang antara keduanya.

ketika akhirnya otak lebih memilih untuk berhenti berjuang,
namun hati tetap memilih untuk menunggu.
dan sekali lagi, perang antara keduanya terjadi.

Ya.
aku berada di antara titik dan koma,
bukan dalam sebuah buku.
tapi sebuah cerita real yang sedang aku tulis ceritanya.
lembar demi lembar dan sekarang aku berada digaris akhir.

bagaimana bisa, kamu setia menunggunya ?
sedangkan seluruh hatinya diberikan untuk orang lain..
bagaimana bisa, kamu tetap setia memperhatikannya?
sedangkan di otaknya  bukan kamu?

ini yang namanya tulus?
sakit hati yang dirasa sendiri..
menyalahkan diri sendiri karna dengan tololnya masih menunggu dia.
itu karna,
hati lebih memilih menunggu. meski nanti, dia harus terluka.

aku berada digaris akhir, ah bukan-bukan.
di kalimat terakhir,
dimana aku berada di antara titik dan koma,
dimana aku harus memilih.
koma ; aku memilih untuk melanjutkan kalimat dan terus merangkainya.
atau titik?
titik ; itu berarti aku harus berhenti. menutup dan membiarkan kisah itu terbengkalai...


Selasa, 22 November 2011

Bunda, aku hilang arah...


hanya terdengar deru dari kipas anginku,
tempat ini ... hening .
tidak seperti rumahku
disana hangat meski terkadang memanas. tapi paling tidak aku merasakan duniaku.
disini berbeda,
apapun harus kulakukan sendiri.
sedangkan aku masih belum mampu menyeleksi

iya,
aku masih membutuhkan peluknya
masih membutuhkan kekuatan darinya disaat aku tak mampu menopang hatiku sendiri
yang akan selalu mengatakan bahwa semua akan baik-baik saja ketika air mata itu dengan lembut jatuh dari mataku dan memburamkan isi otak dan hatiku

disini?
aku sendiri
aku bahkan sempat terjatuh dilubang hitam berkali-kali
aku masih bingung untuk membuat keputusan ketika aku harus berdiri dipersimpangan.

aku memang harus mandiri
tapi aku masih membutuhkan ia untuk menggandengku, memelukku, mengarahkan aku
aku rindu senyum itu, aku rindu raut wajah itu, aku rindu belaian kasih itu, aku rindu suara itu...

bunda,
aku ingin pulang ..
bunda,
aku hilang arah ...

Muak?

aku mulai muak! melihat tingkah kotor kalian bermain bak orang-orang sok suci! boleh aku berteriak 'kalian tidak lebih dari orang-orang bangsat bertampang malaikat!' atau 'dimana urat malu kalian? sudah putus?' ah, peduli setan!
ku tekankan, yang kutulis ini bukan tentang politik atau apapun. hanya untuk dua orang anak manusia yang bersedia memberikan harga dirinya untuk memanfaatkan orang lain dan keadaan!
kasar? lalu? kenapa? masalah?
aku hanya menulis apa yang harus aku tulis, menulis kata-kata yang menari anggun diotakku.

boleh sesekali aku bertanya?
"punya hati?" atau "tau apa itu karma?" atau "hey! you have a mirror right?"

MUAK! iya, aku MUAK dengan kelakuan sok suci kalian.
memakai topeng kesana kemari, memperlihatkan tampang tak bersalah!
SADAR?
kalian bahagia diatas luka orang lain!!!

jangan pasang tampang lugu didepanku! itu hanya membuatku ingin muntah!

kamu dan kamu. tidak lain dan tidak bukan adalah dua orang bangsat!
jangan besar kepala dulu, kalian pikir aku mencampuri kehidupan kalian? ah tidak, aku hanya muak! aku hanya ingin membuat tamparan keras diotak kalian!

inikah manusia yang katanya 'memiliki hati'?
atau hanya seonggok daging bernama yang memiliki otak tapi tak memiliki hati?

cinta itu ..... egois

Yang paling kubenci adalah,
hingga jam menunjukan 1.56 pagi aku masih belum terlelap dan melayangkan mimpiku keatas awan gelap tanpa bintang itu.
aku masih diam, marah dan seluruh tenaga yang seharusnya kukumpulkan untuk esok pagi kini berkumpul diubun-ubun berharap aku mencari sesuatu yang dapat ku pakai untuk pelampiasan!

masih berharap dapat menyatukan hati, dan pikiran.
mengajak kompromi mata agar berhenti mengeluarkan tetes yang harusnya menyejukkan itu...

Tuhan,
maaf kusenderkan sedikit kepalaku, karna aku letih...
letih mengerti mereka Tuhan...

seharusnya mata ini sudah terpejam dan aku sudah berada di negeri antaberantah!
dengan cerita mirip buku dongeng anak-anak dimana pangeran dan putri hidup bahagia.
atau sekedar cerita seperti plot dalam film A Walk To Remember yang benar-benar mengasihi perempuannya?
atau dalam cerita Snow White?


Manusia punya skenarionya sendiri, dan aku harus menyelesaikan ceritaku.
Aku mulai letih, bersandar ditempat yang aku sendiri asing disana.

ah...
mimpi aku akan dapatkan cerita seperti dalam film atau dalam dongeng anak-anak.
bahwa cinta itu abadi dan akan selalu berakhir bahagia.

tapi untukku?
cinta itu .............. egois.

Ini yang kamu bilang "istimewa"?

masih terdiam diatas kasur. Iya, sepi!
semua mungkin sudah terpejam dan larut dalam pikiran masing-masing.
mungkin bermimpi, mungkin dengan tugas, atau apapun itu.

aku...
sempat melupakan letih itu, sedikit!
sudah tersenyum dan melupakan aku pernah letih atas segala hal.
bukan tidak bersyukur, hanya saja ini membuatku semakin lemah! bukan semakin kuat karna seharusnya aku sudah terbiasa dengan keadaan seperti ini.

Aku lupa? Atau sengaja tidak ingin mengingatnya?
Kenapa aku bisa tersenyum? lalu, hancur berkeping-keping?
Tolol? bodoh? aku bahkan bingung menyebut 'aku' itu apa..

seperti inikah rasanya istimewa? bukannya istimewa itu seharusnya membahagiakan?
atau aku diistimewakan karna terbiasa dengan keadaan seperti ini?
jangan bodoh!
aku tidak pernah terbiasa dengan keadaan seperti ini.
sedikit saja, aku ingin 'istimewa'. istimewa dalam artian aku punya peran penting dihidup seseorang!

iya,
aku tidak pernah bisa terbiasa dalam keadaan seperti ini.
bukan istimewa seperti ini maksudku...

Selamat Ulang Tahun Ima Fathia Nursalima :)

"Hari ini saat bahagia untukmu.Bertambah 1 tahun usiamu.
Kunyanyikan sebuah lagu.Agar istimewa harimu

Happy birthday to you
Happy birthday to you
Happy birthday to you" 
(ten2five - Happy Birthday)


Selamat Ulang Tahun sayang ..
Umurmu bertambah ya 1 lagi .. Ini berarti semakin berat tanggung jawab yang harus kamu bawa..
Thanks always in my beside and be my best.
Aku harap,
Kamu menemukan apa yang kamu cari .. dan aku yakin. God already prepare it for you :)
lihat?
banyak yang menyayangi kamu, dan yaa... kamu punya arti...
Semoga kebahagiaan selalu ada disekelilingmu dan selalu memelukmu,
and the last semoga mimpimu segera di genggamanmu ya!

"Happy 19th Ima Fathia Nursalima"
maaf jelek yaa xp hehhee :D
"biarkan mimpimu terbang setinggi-tingginya dan membentuk sebuah rasi, biarkan mimpimu berkeliling didunia khayalmu. Tapi jangan pernah lepaskan mereka! Di hari ulang tahunmu bawa harapanmu, peluk, jadikan satu dengan asa dan cintamu. Meski ada tangis, akan selalu ada tawa. meski ada sedih, akan selalu ada kebahagiaan. genggam satu, jangan terjatuh. Mulai berlari, akan selalu ada senyum disetiap harimu, akan ada tangis, tawa. Apapun yang terjadi, meski kamu terjatuh tersungkur. tetap genggam! Lalu berdiri lagi dan tersenyum"

Senin, 21 November 2011

Tentang Malam ini .......

Miley Cyrus - I'll Always Remember You

I always knew this day would come
We'd be standing one by one
With our future in our hands
So many dreams, so many plans

Always knew after all these years
There'd be laughter, there'd be tears
But never thought I'd walk away
With so much joy, but so much pain

And it's so hard to say goodbye

But yesterday's gone
We gotta keep moving on
I'm so thankful for the moments
So glad I got to know you
The times that we had, I'll keep like a photograph
And hold you in my heart forever
I'll always remember you

Another chapter in the book
Can't go back but you can look
And there we are on every page
Memories I'll always save
Up ahead only open doors
Who knows what we're heading towards?
I wish you love, I wish you luck
For you the world just opens up

But it's so hard to say goodbye

Yesterday's gone
We gotta keep moving on
I'm so thankful for the moments
So glad I got to know you
The times that we had, I'll keep like a photograph
And hold you in my heart forever
I'll always remember you

Every day that we had
All the good, all the bad
I'll keep them here inside
All the times that we shared
Every place, everywhere you touched my life
Yeah, one day we'll look back
We'll smile and we'll laugh
But right now we just cry
'Cause it's so hard to say goodbye

Yesterday's gone
We gotta keep moving on
I'm so thankful for the moments
So glad I got to know you
The times that we had, I'll keep like a photograph
And hold you in my heart forever
I'll always remember you


Entah,
dari kapan aku mulai menyukai lagu ini.
membiarkan liriknya mendiktator otakku.
untuk mengulangnya entah berapa kali sudah.
terdiam, tenggelam dengan pikiranku.
melupakan tugas reading yang sudah memanggilku untuk berkencan dengannya di power point.
aku masih enggan menyapanya, dan meng-iyakan ajakannya.
aku masih lebih tertarik dengan Miley Cyrus dengan I'll always remember you-nya.atau dengan 3 doors down dengan here without you-nya.
berharap malam ini lebih panjang daripada biasanya, dan matahari masih terlelap dengan belai lembut bulan sehingga dia akan tertidur lebih lama. letih itu kurasa lagi... senyum itu menghilang lagi.





Berharap MATI? :|

terkadang aku berpikir seandainya aku boleh memilih .
aku akan memilih untuk tidak punya hati !
peduli setan.
aku akan berhenti dari yang namanya mencintai.
berdiri seperti patung yang masa bodoh dengan yang namanya HATI!
peduli setan dengan sakit yang menggerogoti badan!
berubah jadi orang teregois didunia.
HAHAHAHA.
melawan perasaan dengan logika.
mencaci maki bahwa itu semua tidak rasio .
ah entahlah,
otakku sedang tidak sinkron mungkin!
karna aku tahu,
hidup tanpa hati?
mustahil. bagaimanapun rasanya mengacuhkan perasaan itu,
semua tetap ada ,
bersemayam dibadan bersama dengan borok-borok menjijikan itu.
yang bernanah dan penuh darah.
enggan ku obati.
biarlah ..

Partikel?

aku masih menyempatkan otakku untuk menulis sesuatu.
apa saja.
enggan berpikir karna pasti tak berujung.
kemana?
aku juga masih terdiam.
aku memang disini, tapi partikel-partikel otakku?
kemana mereka?
seharusnya disini, menemani... ah, bukan. bukan menemani!
memang seharusnya mereka diam dikepalaku.
bukan berlarian kesana-kesini.
seharusnya mereka berputar. berputar dengan serentetan matakuliah!
tapi tidak.
mereka bebas, menari, tertawa. HAHAHAHA.
BAHAGIA? bukan, mereka hanya mencari pengalihan perhatian.
sebenarnya mereka?
Letih .. Mereka ingin lepas .. mereka ingin bahagia . tapi aku memaksa mereka..
tersiksa ...........

masih ..

Aku hanya menatapnya sekilas sebelum dia pergi .
Menggenggam tangannya dan berkata “aku sayang kamu”
Ntah,
Sempat merasuk perasaan hangat yang aku tak tahu apa namanya.
Iya,
Hatiku hangat! Dan senyum itu tersungging, manis ..
Tak sampai hati, meninggalkan dia bersama malam yang dingin.
Terkadang aku membenci malam yang membuat pertemuan ini singkat!
“jaga diri baik-baik selama aku pergi”
Itu yang masih ku ingat setelah dia mengecup pipiku.
Jarinya masih erat disela-sela jariku.
Mungkin aku letih dengan segala sikapnya,
Tapi aku tak ingin munafik, naïf atau apalah yang bisa disebut.
Yang aku tahu, aku masih menyayangi dia..
Iya, masih.. dengan hatiku.

Jumat, 18 November 2011

akan tiba waktunya

Akan tiba waktunya,
dimana aku harus melepaskan genggaman tanganmu
dimana aku harus membiarkan kamu memilih kebahagiaan dan hidupmu,
dimana aku harus melihatmu dari kejauhan
dimana aku sudah tak mampu lagi menopangmu ketika kamu jatuh, menghapus air mata dan peluhmu, menjadi sandaranmu, mencium keningmu setiap kamu tidur.
akan tiba waktunya,
aku berhenti diperjalananku dan memilih hidupku sendiri,
melepaskan beban yang tergelayut manja dihadapanku
dan meninggalkan sejuta kenangan ditempat ini.

setitik do'a

"Tuhan,
sedikit saja berikan aku waktu.
aku ingin disini,
menikmati segala yang aku punya, menggenggam erat semua mimpiku.
Tuhan,
izinkan aku untuk selalu mendekap erat mimpiku,mengejar dan menjadikan semua itu nyata.
Tuhan..
aku merindukan jari-jari lembutnya yang membelaiku, merindukan ia yang selalu mencium keningku saat aku terlelap.
titip rinduku untuk mereka Tuhan, sampaikan bahwa aku disini sedang belajar tentang kehidupan,
sedang belajar bagaimana memaknai sebuah perjalanan,
sedang membuat jurnal hidup yang menentukan perjalananku nanti.
sampaikan juga Tuhan, bahwa aku sedang belajar untuk dewasa.

because what I do now, I do for them .. I wanna be the best as soon as I can .. 
and I wanna make them proud "


Kamis, 17 November 2011

Ku Tunggu Rintiknya

mendung,
kali ini ku tunggu hujan memang.
ntah..
aku ingin kali ini hujan bersamaku,
bersenandung, bernyanyi meski hanya rintik.
sungguh,
masih kurindukan wanginya.
masih kurindukan dekap dinginnya,

mana rintik itu? mana dinginnya?
yang ku lihat masih gumpalan awan putih tersenyum,
seperti ingin bilang "sabar ya :)"
dan aku hanya mengulum senyumku sekilas,
namun tetap menunggu rintiknya,
rintik yang menemani airmataku,
rintik yang memeluk hatiku, perih...

Harus kemana?



Sebenarnya aku tahu,
Kapan aku harus berhenti melangkah, dan berbalik arah.
Tapi ntahlah...
Seharusnya aku punya alasan, kenapa aku masih berdiri di antara persimpangan?
Masih berharap keajaibankah?
atau hanya sekedar ingin tahu, dia menoleh atau justru acuh?